Gambar

Kucing Pelangi Itu Bernama Lolo

DI SUATU desa yang indah hiduplah seorang penyihir bersama dengan seekor kucing hitam kesayangannya bernama Lolo. Penyihir yang bernama Luli ini selalu bermuka muram semenjak suaminya meninggal.

Dia telah berkabung selama bertahun-tahun dan untuk menunjukkan kesedihannya Ia pun mengecat seluruh rumahnya dengan warna hitam dari atap hingga lantai, dari tembok rumah hingga perabotan rumahnya, terkecuali tempat tidurnya yang berwarna putih dan taman rumahnya yang kehijauan nan indah.

Suatu pagi Luli beranjak dari tempat tidurnya menuju toilet dengan rasa kantuk sehingga Ia tidak melihat bahwa Lolo sedang tertidur pulas dilantai kamarnya.

“Meeeeeeooooowwwww……” Lolo pun melompat kaget karena Luli menginjak ekornya.

Lolo lari terbirit-birit dan melanjutkan tidurnya di anak tangga.

Setelah dari toilet dan menggosok giginya, Luli pun berjalan menuju dapur untuk membuat teh.

Akan tetapi, karena lantai anak tangganya berwarna gelap sehingga Lolo yang sedang melanjutkan tidurnya pun tak terlihat.

“Meeeeeoooooooooowwwww…….”

Lolo pun terperanjat dengan kagetnya karena lagi-lagi Luli tak sengaja menginjak telinga Lolo.

Lolo pun berlari dan melanjutkan tidurnya di kursi sofa hitam kesayangan Luli.

Tak lama kemudian Luli pun hendak menikmati secangkir teh panasnya dengan duduk bersantai di sofa kesayangannya.

“Meeeeeooooooooowwwww………”

Sekali lagi Lolo terperanjat kaget karena Luli menduduki Lolo yang sedang tertidur di sofa itu.

Sejak saat itu Luli pun berpikir kenapa Ia selalu menginjak kucing kesayangannya itu. Setelah Ia lihat-lihat karena Lolo berwarna hitam sehingga Lolo selalu tak nampak dimanapun berada.

Luli pergi ke kamarnya sembari menggendong Lolo untuk mengambil tongkat ajaibnya.

Luli berniat mengganti warna bulu Lolo menjadi Hijau, karena warna itu adalah warna favorit Luli selain hitam. Dan Ia meletakkan Lolo di tempat tidurnya

“Bim… Bam… Bom… Jadilah kau Lolo berwarna hijau” begitu ucap mantra Luli sambil menggoyang-goyangkan tongkat ajaibnya ke arah Lolo.

Seketika itu juga Lolo berubah warna menjadi hijau.

Lolo sangat bahagia sekali karena Ia pikir kalau Luli tidak akan menginjaknya lagi karena Ia selalu tak nampak.

Kemudian Lolo berlari menuju halaman rumah.

Disitu timbul masalah baru ketika Luli mencari-cari Lolo disekitar halaman rumah, Lolo tak nampak lagi karena halaman rumahnya dipenuhi dengan rumput yang berwarna hijau.

Ketika Luli mengitari halaman rumahnya…..

“Meeeeooooooowwwww……”

Lolo yang tertidur pulas lompat terkejut karena Luli menginjak kaki Lolo.

Luli pun menggapai dan mengangkat Lolo dipelukannya. Kemudian Luli menyadari bahwa hijau bukanlah warna yang tepat untuk Lolo.

Luli berjalan menuju kamarnya untuk mengambil togkat ajaibnya, kemudian meletakkan Lolo ditempat tidurnya.

Sambil mengayun-ayunkan tongkat ajaibnya, Luli pun membacakan mantra ajaibnya…..

“Bim… Bam… Bom… Jadilah kau Lolo berwarna pelangi….”

Seketika itu pula Lolo berubah warna-warni seperti pelangi.

Lalu Luli berkata “Baiklah kali ini kamu akan aman dan selalu terlihat olehku, kucing manis…”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button