Cerita

Dua Lebah yang Baik Hati

ADA seekor lebah bernama Baba. Baba adalah lebah pencari sari bunga. Suatu pagi ketika berkeliling bersama sahabatnya Lala, dia melihat kura-kura yang tengah bersedih.

Baba dan Lala pun terbang menghampiri kura-kura. Lalu, Baba pun bertanya pada kura-kura. “Ada apa kura-kura, mengapa kau bersedih, apakah ada masalah?” tanya Baba.

“Aku akan membuat kue rasa stroberi dan nanas untuk pesta ulang tahun kelinci. Tapi, aku tidak mempunyai buah-buahan itu. Dan waktunya tidak akan cukup untuk membuat kue sebanyak itu. Kelinci pasti kecewa denganku,” jawab kura-kura dengan sedih.

Beberapa menit kemudian, Baba menemukan idenya. Lalu, dia membisikkan sesuatu pada Lala. Lala pun mengangguk setuju.

Kemudian, Baba dan Lala kembali menghampiri kura-kura yang tertunduk sedih.

“Tenang kura-kura, jangan sedih. Kami berdua akan membantumu mencarikan buah-buahannya dan membuatkan kue. Waktunya masih cukup untuk mengerjakan semuanya,” ujar Baba menenangkan.

“Terima kasih, Baba, Lala, kalian mau membantuku. Kalian berdua memang lebah yang baik hati,” ucap kura-kura haru. Dia tak menyangka bahwa masih ada hewan yang mau membantunya.

“Iya kura-kura, sama-sama,” jawab Baba dan Lala.

Lalu, Baba dan Lala pamit untuk mencarikan bahan-bahannya. Mereka berdua segera menuju kebun milik Tutu Tupai. Mereka ingin meminta beberapa buah stroberi dan nanas.

Setelah sampai di sana, mereka berdua menemui Tutu Tupai. “Hai, Tutu!” sapa mereka berdua. “Hai Baba, Lala. Ada perlu apa?” tanya Tutu Tupai.

Baba pun menjelaskan tujuan kedatangan mereka berdua. Sejurus kemudian, Tutu Tupai pun memperbolehkan mereka mengambilnya berapa pun yang mereka butuhkan.

Saat mereka merasa telah cukup, tak lupa Baba dan Lala mengucapkan terima kasih kepada Tutu Tupai. Mereka pun terbang menuju rumah kura-kura.

Beberapa menit kemudian mereka tiba di rumah kura-kura dan menyerahkan beberapa buah stoberi dan nanas yang mereka petik. Kura-kura sangat senang sekali menerimanya. Baba dan Lala tak lupa dengan janji mereka untuk membantu kura-kura membuat kue. Mereka bertiga pun segera membuat kue stroberi dan nanas dengan riang dan bersemangat.

Pesta ulang tahun kelinci diselengggarakan pada siang nanti dan waktu mereka untuk membuat kue hanya beberapa jam lagi. Mereka mempercepat gerakan tetapi dengan hati-hati agar tidak ada yang salah.

Beberapa jam kemudian mereka selesai membuat kue dan segera membawanya ke tempat pesta. Kura-kura sangat lega dan sangat bersyukur. Berkat kebaikan hati Baba dan Lala, ia bisa membuat kue dengan selesai dan pesta ulang tahun kelinci yang diselenggarakan siang itu berlangsung meriah.

Ammara
SD Kelas 4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button